FOUNDER

Salam Rahayu !

Perkenalkan, saya dr.Oka Dharmawan,IBCLC. Saya menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas Airlangga Surabaya tahun 2004 dan mulai penugasan di daerah (Kabupaten Lombok Barat) tahun Januari 2005. Sejak 2010-sekarang, saya bertugas di RS BaliMed Denpasar Bali. Saya mendalami ilmu per-ASI-an sejak tahun 2006 setelah Puskesmas tempat saya bertugas memperoleh banyak kasus gizi buruk di usia bayi maupun balita, sampai akhirnya saya mengambil sertifikasi Konsultan ASI Internasional (IBCLC) tahun 2012.

Dalam situs ini saya ingin berbagi pemahaman saya dan pengalaman saya tentang ASI yang saya peroleh selama pelayanan di Puskesmas (kab.Lombok Barat), juga selama menjadi konselor Laktasi di Denpasar mendampingi ibu - ibu yang ingin sukses menyusui selama 2 tahun dan pengalaman saya sebagai ayah dengan 2 anak yang keduanya memperoleh ASI.

Saat anak pertama saya lahir, saya dan istri masih bekerja di pulau yang berbeda (saya di lombok dan istri di sumbawa). Saat itu kami berkomitmen memberikan ASI dengan berupaya menghadapi segala resiko yang mungkin terjadi. Setelah istri kembali ke tempat kerja, bayi tinggal bersama saya dan bayi kami memperoleh ASI Perah yang dikirim setiap 2 hari oleh ibunya. Di tempat kerja, istri saya memerah dengan teratur setiap 2 jam sehingga berhasil mempertahankan produksi ASI dan meningkatkannya dengan teknik "the Power of Pumping". Segala perjuangan selama pengasuhan anak pertama kami meyakinkan saya bahwa ASI bisa diberikan dalam keadaan yang sulit, dan hal ini dibuktikan juga oleh beberapa teman lainnya yang melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh istri saya "Menyusui Sambil Bekerja". Pada bayi kami yang kedua, prosesnya lebih mudah karena saya dan istri telah tinggal bersama, tantangan yang dihadapipun berbeda, lebih mudah namun ada hal - hal lainnya yang berbeda dengan anak kami yang pertama.

Mengapa Kami Memperjuangkan untuk memperoleh ASI ?

  1. Untuk tumbuh kembang manusia yang optimal dibutuhkan nutrisi yang sempurna pada 2 tahun pertama kehidupan manusia, dan hal ini hanya bisa diberikan oleh ASI.
  2. ASI terbukti mampu melindungi anak dari bahaya Obesitas dimasa depan, dengan kata lain ASI mampu mengurangi kemungkinan memperoleh penyakit kronis di masa depan, seperti : Diabetes Melitus, Hipertensi, Jantung Koroner, Stroke, Gagal Ginjal, Leukemia
  3. ASI dan proses menyusui membantu anak berkembang dengan optimal, aspek kecerdasan emosional anak ASI lebih baik dibandingkan bila anak tidak diberikan ASI. Perkembangan emosional yang optimal memandu anak dalam menghadapi segala tantangan / stres di masa depan dengan lebih baik
  4. ASI juga membantu bumi agar tetap sehat dari aspek penghematan sumber daya, kebersihan lingkungan, dll.

Hal lainnya .... Saya meyakini bahwa tubuh manusia dianugrahi kemampuan untuk hidup sehat, mampu menyembuhkan diri sendiri dan mengantarkan manusia memenuhi tujuan kehadirannya di muka bumi untuk mencapai kebahagiaan batin, berbagi kasih kepada sesama dan membangun dunia yang harmonis. Saya juga meyakini bahwa usia manusia di jaman ini setidaknya dapat mencapai 125 tahun dalam keadaan fisik yang sehat dan pada saat meninggal berada dalam keadaan sehat juga, seperti ibaratnya lampu yang dipadamkan oleh Sang Pemiliknya.

Dari keyakinan tersebut saya mencoba memahami hal-hal yang dapat menyebabkan manusia tetap sehat, manusia jatuh sakit, dan bagaimana tubuh menyembuhkan dirinya sendiri, sehingga saya sampai pada keyakinan bahwa kesehatan dapat dipertahankan dengan cara yang alami. Saya memimpikan masyarakat yang hidup sehat secara mandiri, memahami bagaimana badan bekerja, bagaimana pikiran mempengaruhi badan dan bagaimana makanan serta lingkungan kita mempengaruhi kesehatan kita, sehingga setiap orang meraih kembali hak nya untuk hidup sehat, hidup sejahtera dan hidup bahagia.

Jadi menurut hemat saya, salah satu hal mendasar untuk membangun kesehatan, baik pikiran (mental - emosional) dan badan dimulai dari masa dini / masa awal kelahiran kita dan salah satunya melalui proses menyusui dan meminum ASI.
Semoga Rumah ASI Bali dapat bermanfaat untuk semua orang tua yang ingin memberikan ASI kepada bayinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *