Cara Kerja Payudara

Posted on Posted in Informasi Dasar

Cara Kerja Payudara

Kok bisa yaa Moms dari payudara kita keluar air yang mengandung banyak kebaikan untuk putra putri kita saat menyusui. Nah, coba baca penjelasan di bawah ini mengenai cara kerja payudara Moms ūüôā

Ketika terjadi pembuahan maka muncul buah kehamilan. Buah kehamilan ini akan berkembang menjadi ari-ari atau plasenta dan janin. Plasenta akan menyampaikan berita ke seluruh tubuh ibu untuk mempersiapkan diri menerima bayi.

Apa yang terjadi pada payudara ibu saat hamil ?

  1. Payudara membesar dan kencang, Putting susu dan areola akan berwarna lebih gelap dari sebelum hamil, hal ini untuk memudahkan bayi mengenali sumber makanan, karena penglihatan bayi baru bisa melihat dua lingkaran gelap seperti areola, mata ibu, bau areola mirip dengan bau ketuban yang biasa diminum bayi saat dalam kandungan, sehingga dengan bekal bau ketuban dan penglihatan areola, bayi mampu meraih sumber makanannnya saat dilakukan Inisiasi Menyusu Dini.

  2. Muncul tonjolan kelenjar minyak Montgomery di areola yang bertugas membersihkan dan meminyaki area sekitar putting/areola sehingga tetap basah dan terhindar infeksi, maka hindari sabun pada area putting & areola saat mandi

  3. Muncul rangsangan dari hormone-hormon kehamilan untuk membuat pabrik ASI. Kelenjar susu bertambah banyak sehingga berat payudara bertambah sampai 0,75 kg, ibu merasa payudara membesar

  4. Sistem produksi ASI sudah siap sejak kehamilan Trimester 2 sehingga bila terjadi persalinan  prematur payudara ibu sudah siap memberi ASI untuk keselamatan bayi premature tersebut

Bagaimana ASI terbentuk dalam payudara Ibu Hamil ?

  • Saat mulai hamil, Plasenta mengeluarkan hormon Prolaktin yang merangsang produksi kolostrum / ASI awal yang disimpan di dalam payudara sejak akhir trimester 2.

  • Namun prolaktin ini belum bisa bekerja optimal karena masih dihambat oleh hormone progesterone (yang merawat kehamilan).

  • Setelah plasenta lahir, hormon progesteron berangsur-angsur menurun jumlahnya sehingga hormon prolakin bebas untuk bekerja merangsang produksi ASI. Kerja optimal hormon prolaktin ini terjadi 32 ‚Äď 96 jam setelah lahir.

  • Maka adalah wajar bila ibu bersalin dalam 3 hari pertama menghasilkan ASI sedikit atau kolustrum saja karena memang demikian alaminya dari sistem tubuh ibu.

  • Jadi ASI dibuat di payudara dengan rangsangan hormon prolaktin yang dihasilkan oleh plasenta saat masih hamil dan dihasilkan oleh otak ibu setelah plasenta lahir.

Bagaimana caranya agar hormon prolaktin berlimpah sehingga produksi ASI banyak ?

  1. Hisapan bayi pada areola akan memberikan rangsangan kepada otak ibu untuk menghasilkan prolaktin.

  2. Semakin sering dihisap oleh bayi maka produksi prolaktin akan berlimpah dan ASI akan bertambah banyak berlimpah

  3. Pemberian dot atau makanan selain ASI akan mengganggu kekuatan hisapan bayi dan mengurangi rangsangan ke otak sehingga mengurangi produksi prolaktin yang berakibat produksi ASI menurun dan akhirnya berhenti. (GAGAL MENYUSUI)

  4. Jadi kiat agar produksi ASI berlimpah adalah menyusui sesering mungkin, semau bayi

Bagaimana ASI yang sudah diproduksi dapat mengalir lancar ? 

  1. Hisapan bayi pada areola akan memberikan rangsangan kepada otak untuk mengeluarkan hormone oksitosin yang bertugas memerah ASI yang tersimpan di pabrik ASI.

  2. Hormone ini akan sangat aktif dengan ibu melihat bayi, menyentuh bayi, mendengar suara bayi dan bayi berada dalam kontak kulit ke kulit ibu.

  3. Hal ini-lah yang menjadikan Inisiasi Menyusu Dini dan Rawat Gabung  mutlak dilakukan untuk merangsang oksitosin keluar sehingga kolustrum yang tersimpan di payudara sejak kehamilan trimester 2 dapat keluar dengan mudah di 3 hari pertama kehidupan bayi.

  4. Hormon aksitosin akan dihambat oleh rasa nyeri, cemas, kawatir, ragu-ragu dan rasa tidak percaya diri.

  5. Jadi kunci agar ASI segera keluar adalah Inisiasi Menyusu Dini, Rawat Gabung dan memberikan bayi payudara semau bayi

Apakah payudara dapat memproduksi ASI diluar rangsangan otak atau tanpa hisapan bayi ?

  1. Pada suatu ketika ada sistem hormon lokal yang mengontrol dan mempertahankan produksi ASI.

  2. Sehingga masing-masing payudara dapat membuat susu secara independen meskipun keduanya mendapat rangsangan hormon yang sama.

  3. KONTROL HORMON LOKAL dipengaruhi oleh Derajat kepenuhan payudara,Nafsu minum bayi, Kapasitas penyimpanan payudara,Faktor Penghambat Internal.

  4. Maka sangatlah penting berlatih memerah ASI sejak awal untuk mencegah penuhnya payudara dan melatih produksi ASI secara lokal untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi ASI .

     

    KUNCI PENTING agar Payudara Aktif Menghasilkan ASI

 

  1. Inisiasi Menyusu Dini
  2. Rawat Gabung
  3. Posisi dan perlekatan yang tepat
  4. Jangan memberikan pengganti ASI dan
  5. Jangan menggunakan DOT
  6. Semakin sering disusui, semakin banyak ASI yang diproduksi
  7. Semakin sering dikosongkan (dengan pemerahan) semakin mampu payudara memproduksi ASI secara lokal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *