Tips Sukses Menyusui Di 8 Hari Pertama

Posted on Posted in Belajar Laktasi, Info Laktasi, Informasi Dasar, Menyusui

Tips Sukses Menyusui Di 8 Hari Pertama

Rumah ASI Bali - Hi Mom kali ini Rumah ASI Bali (RAB) akan membagikan tips sukses menyusui di 8 hari pertama pasca brsalin. tapi sebelum itu simak dulu yuk produksi Air Susu Ibu (ASI) itu dibagi jadi berapa fase ya ? Yuk disimak...

Jadi Mom, produksi ASI itu dibagi jadi 3 fase :

Fase pertama saat ibu hamil. Produksi terjadi karena rangsangan ari ari bayi. Akibat rangsangan tersebut payudara akan berubah, ukurannya membesar, warna areola menjadi gelap dan berminyak. ASI sdh siap di payudara sejak usia kehamilan 6 bulan, namun belum keluar karena tertahan oleh hormon kehamilan yg diproduksi oleh ari ari.

Fase kedua penciptaan asi setelah ari ari lahir sampai 30 jam atau 72 jam setelah ari ari lahir. Pada proses SC dapat tertunda sampai beberapa hari, kadang kala sampai hari kelima pasca ari ari lahir. Fase kedua ASI akan keluar secara otomatis sampai hari ke delapan. KUNCI pada fase kedua adalah inisiasi menyusu dini dan rawat gabung, sehingga otak ibu segera mendeteksi kehadiran bayi dan mulai mengeluarkan asi secara otomatis.

  • Inisiasi menyusu dini adalah segera meletakan bayi dalam keadaan telanjang di dada ibu setelah bayi lahir, sehingga bayi secara perlahan bergerak mencari areola dan menyusu ke ibu. Inisiasi menyusu dini dilanjutkan dgn skin to skin kontak, sehingga bayi tenang pasca bersalin.
  • Rawat gabung adalah tidur bersama bayi selama 24 jam, sebisa mungkin tdk berpisah dgn bayi, sehingga badan ibu segera terangsang untuk menghasilkan asi

Selain IMD dan Rawat Gabung, penting sekali memastikan posisi dan perlekatan, dan yang paling utama Tanpa DOT

ilustrasi : hallosehat.com

Fase ketiga akan keluar karena permintaan. Fase ketiga terjadi setelah 8 hari, jadi bila 8 hari pertama kalau bayi netek dengan posisi yang baik dan perlekatan yang baik maka setelah hari ke delapan asi akan mulai lancar.

Saat 8 hari pertama pantau kecukupan minum dengan melihat frekwensi BAK, warna BAB, suhu tubuh dan penurunan BB

  • Hari 1 BAK minimal 1x
  • Hari ke 2 minimal 2x
  • Hari ke 3 minimal 3x
  • Hari ke 4 minimal 4x
  • Hari ke 5 minimal 5x
  • Hari ke 6 dan seterusnya minimal 6x

Warna BAB hari 1 hitam, hari keempat hijau, hari ketujuh kuning.

Bayi yg cukup menetek memiliki suhu tubuh 36,5 - 37,2, bila suhu lebih 37,2 ( < 38) maka waspada bayi kurang minum.

Berat badan (BB) bayi akan turun maksimal 7% di hari ketiga, kemudian berangsur kembali ke BB lahir di hari ke 10 - 14 dan pada usia 1 bulan akan terjadi kenaikan BB minimal 800 gram. Bila hal ini tdk terjadi, maka waspada kurang minum. Sehingga penting sekali menggunakan popok kain, sehingga mempermudah kita mengetahui kapan bayi ngompol dan pup. Bayi akan gelisah dan terbangun saat ngompol, dan menetek kembali. Jadi payudara akan terangsang untuk produksi asi. Bila menggunakan diapers, maka bayi tetap tidur lelap saat ngompol, sehingga payudara jarang dirangsang, dan produksi asi sedikit.

Hal lain yg sering terjadi pada bayi yg kurang minum adalah terjadinya hiperbilirubinemia / kuning sehingga perlu segera dibantu terapi sinar dan tambahan minum. Kalau ada masalah kekurangan minum, maka wajib diberikan suplementasi/tambahan minum, pilihan terbaik adalah asi perah ibu, kemudian asi donor yg dipasteurisasi, pilihan formula sapi atau formula kedelai adalah paling terakhir. Pemberian tambahan minum, sebaiknya TIDAK MENGGUNAKAN DOT agar bayi terhindar dari bingung puting

Bila bayi menunjukkan tanda kurang minum, maka perlu diperiksa kondisi perlekatan bayi. Apakah ada tongue tie?

Periksa juga kondisi ibu? Apakah ada perlambatan produksi asi, misal : nyeri, lelah, stres, kurang tidur, diabetes, perdarah atau ada sisa plasenta.

Nah Mom, itu dia Tips Sukses Menyusui di 8 hari pertama pasca bersalin jadi IMD, rawat Gabung, menetek dengan efektif, menggunakan popok kain, serta tidak menggunakan DOT adalah kuncinya 🙂 🙂

 

dr.Oka Dharmawan,IBCLC,MARS

Dokter - Konsultan Laktasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *